Vakum 2 Tahun Pelabuhan Kendal Kembali Layani Rute Kendal–Kumai untuk Mudik Lebaran 2026
INews Denpasar – Vakum 2 Tahun Pelabuhan Setelah sempat vakum selama dua tahun, layanan pelayaran dari Pelabuhan Kendal akhirnya kembali beroperasi menjelang arus mudik Lebaran 2026. Rute yang kembali dibuka adalah lintasan Kendal–Kumai, menghubungkan Jawa Tengah dengan Kalimantan Tengah melalui Pelabuhan Kumai.
Kembalinya layanan ini disambut antusias warga, khususnya para perantau asal Kalimantan yang bekerja di kawasan industri Kendal dan sekitarnya. Selama dua tahun terakhir, mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh melalui pelabuhan lain karena rute langsung dihentikan akibat minimnya penumpang dan penyesuaian operasional pascapandemi.
Jawaban atas Lonjakan Kebutuhan Mudik
Pemerintah daerah bersama operator pelayaran menilai pembukaan kembali rute ini sangat relevan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Selain mempersingkat waktu perjalanan, tarif kapal laut juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi udara.
Kepala otoritas pelabuhan setempat menyebutkan bahwa kesiapan fasilitas sudah ditingkatkan, mulai dari ruang tunggu, sistem tiket, hingga pengamanan dermaga. Pihaknya juga memastikan standar keselamatan pelayaran dipenuhi sebelum kapal diberangkatkan.
Baca Juga: Yordania Undang RI Berinvestasi di Pipanisasi Gas Jalan Tol dan Logistik
Vakum 2 Tahun Pelabuhan Dorong Ekonomi dan Aktivitas Logistik
Tak hanya untuk penumpang, pengaktifan kembali rute Kendal–Kumai juga membuka peluang distribusi barang antarpulau. Selama masa vakum, aktivitas logistik dari dan menuju Kalimantan Tengah bergantung pada pelabuhan di kota lain.
Dengan beroperasinya kembali jalur ini, pelaku usaha kecil dan menengah di Kendal diharapkan dapat memanfaatkan akses langsung untuk memperluas pasar. Begitu pula sebaliknya, komoditas dari Kalimantan Tengah bisa lebih mudah masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Jadwal dan Kapasitas Ditambah Bertahap
Untuk tahap awal, operator menyediakan beberapa kali pelayaran dalam sepekan dengan kapasitas ratusan penumpang per trip. Jika animo masyarakat tinggi, frekuensi keberangkatan akan ditambah selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Petugas pelabuhan mengimbau calon penumpang memesan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan kursi. Selain itu, masyarakat juga diminta mematuhi aturan barang bawaan dan datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.
















