Bayar Parkir di Denpasar Kini Bisa Lewat QRIS, Transaksi Lebih Mudah dan Cepat

Inews Denpasar — Pemerintah Kota Denpasar, Bali, terus berinovasi dalam mewujudkan layanan publik berbasis digital. Kini, pembayaran parkir di Denpasar dapat dilakukan secara non-tunai melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Inovasi ini merupakan bagian dari penerapan Sistem Pembayaran Parkir QRIS Terpadu (SipParQi) yang digagas oleh Perumda Bhukti Praja Sewakadharma. Direktur Utama Perumda, I Nyoman Putrawan, menjelaskan bahwa sistem ini merupakan penyempurnaan dari program serupa yang telah diuji coba pada 2022.
“Dengan sistem ini, masyarakat bisa melakukan pembayaran jasa layanan parkir menggunakan QRIS dari e-wallet atau mobile banking dengan cara memindai barcode yang dibawa oleh petugas parkir,” jelas Putrawan, Senin (7/7/2025).
Lebih Praktis dan Transparan, Tanpa Ketik Nominal
Salah satu keunggulan dari sistem baru ini adalah nominal pembayaran yang sudah dikunci otomatis. Jadi, pengguna tidak perlu mengetik jumlah secara manual saat melakukan transaksi.
-
Untuk sepeda motor, tarif yang muncul otomatis adalah Rp 2.000.
-
Untuk mobil, tarifnya sebesar Rp 3.000.
Setiap petugas parkir kini dibekali dua barcode berbeda, masing-masing untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Hal ini mencegah kesalahan input dan meningkatkan efisiensi serta transparansi.
Baca Juga : 24 Adegan Ade Dibunuh-Dibakar Bermotif Hubungan Sesama Jenis
Penerapan Bertahap dengan 997 Petugas
Putrawan menyampaikan bahwa layanan QRIS akan diterapkan oleh seluruh 997 petugas parkir, baik yang bertugas di ruang milik jalan (rumija) maupun di luar area publik. Namun, implementasinya dilakukan secara bertahap untuk memastikan kelancaran dan adaptasi teknologi.
Penerapan sistem ini juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan uang tunai, mencegah kebocoran pendapatan daerah, serta mendorong masyarakat lebih familiar dengan sistem pembayaran digital.
“Kami ingin memastikan bahwa sistem ini lebih mudah diakses oleh masyarakat dan petugas juga lebih siap dalam memberikan layanan yang lebih modern dan akuntabel,” kata Putrawan.
Kesimpulan
Langkah Kota Denpasar dalam mendigitalisasi pembayaran parkir menunjukkan komitmen dalam memodernisasi layanan publik. Dengan sistem QRIS yang lebih praktis dan transparan, masyarakat kini memiliki pilihan pembayaran yang lebih cepat, aman, dan efisien.
















