Mapolda DIY Didemo Akibat Tragedi Tual, Polri: Kami Pahami Kemarahan Masyarakat
Inews Denpasar – Mapolda DIY Didemo didatangi puluhan massa yang menggelar aksi unjuk rasa menyusul Tragedi Tual yang menyita perhatian publik. Aksi tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan, sementara massa menyampaikan tuntutan agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan adil.
Dalam pernyataannya, pihak Polri menyebut memahami kemarahan dan kekecewaan masyarakat atas peristiwa yang terjadi di Tual. “Kami memahami emosi dan kepedulian masyarakat. Setiap aspirasi akan menjadi perhatian kami,” ujar perwakilan kepolisian di lokasi aksi.
Mapolda DIY Didemo Tuntutan Massa
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi desakan agar proses hukum terkait Tragedi Tual dilakukan secara terbuka. Mereka juga meminta pengawasan independen untuk memastikan tidak ada intervensi dalam penyelidikan.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk solidaritas serta dorongan moral agar aparat penegak hukum bekerja profesional dan akuntabel.
Baca Juga: Tembok Tebal Maarten Paes Panen Pujian Usai Debut bersama Ajax
Respons Kepolisian
Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polri memastikan proses penyelidikan berjalan dengan pengawasan internal serta membuka ruang bagi pengawasan eksternal jika diperlukan.
Selain itu, aparat di Mapolda DIY menerima perwakilan massa untuk berdialog guna menampung aspirasi secara langsung. Langkah ini diambil untuk meredam ketegangan dan memastikan komunikasi tetap terbuka antara aparat dan masyarakat.
Situasi Aksi
Aksi demonstrasi berlangsung damai tanpa bentrokan. Aparat menempatkan personel di sekitar Mapolda DIY untuk menjaga keamanan serta mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Hingga aksi berakhir, situasi tetap kondusif. Massa membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap.
Dialog dan Pengamanan
Untuk meredam ketegangan, kepolisian menerima sejumlah perwakilan demonstran untuk berdialog secara langsung. Dalam pertemuan tersebut, aparat menjelaskan bahwa proses penyelidikan sedang berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sementara itu, ratusan personel disiagakan di sekitar lokasi untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas. Arus kendaraan di sekitar Mapolda DIY sempat dialihkan sementara guna menghindari kepadatan.
Tuntutan Transparansi
Koordinator aksi menegaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian publik terhadap keadilan. Mereka berharap kasus Tragedi Tual diusut tuntas dan hasil penyelidikan diumumkan secara terbuka.
“Kami ingin proses hukum yang jujur dan transparan. Ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” ujar salah satu orator.
















