Pramono Minta Satpol PP dan Polisi Tindak Tegas Pengendara Lawan Arah di Jakarta
Inews Denpasar – Pramono Minta Satpol PP Gubernur Pramono Anung meminta aparat gabungan untuk menindak tegas pengendara yang nekat melawan arus di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Ia menilai kebiasaan melanggar aturan lalu lintas tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.
Pramono mengatakan penegakan aturan perlu diperkuat melalui kerja sama antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurutnya, tindakan tegas diperlukan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar.
Ia menegaskan pelanggaran melawan arus sering menjadi penyebab kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pemerintah daerah akan mendukung langkah aparat dalam melakukan pengawasan lebih ketat di titik-titik rawan.
Pramono juga mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Pengendara Lawan Arah Jadi Sorotan, Pramono Instruksikan Penindakan Tegas
Fenomena pengendara yang melawan arus di sejumlah ruas jalan di Jakarta kembali menjadi perhatian pemerintah daerah. Gubernur Pramono Anung meminta aparat melakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.
Menurut Pramono, perilaku melawan arus merupakan pelanggaran serius yang berpotensi memicu kecelakaan. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk meningkatkan pengawasan di lapangan.
Selain penindakan, pemerintah daerah juga berencana memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
Pramono berharap langkah ini dapat mengurangi pelanggaran dan menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman.

Baca Juga: KPK Ungkap Kerugian Negara di Kasus Kuota Haji Capai Rp 622 Miliar di Sidang Praperadilan Yaqut
Pramono Minta Satpol PP Dorong Penegakan Aturan Lalu Lintas untuk Cegah Pengendara Lawan Arah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyoroti maraknya pelanggaran lalu lintas berupa pengendara yang melawan arus. Gubernur Pramono Anung meminta aparat untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.
Ia menilai perilaku melawan arus mencerminkan rendahnya disiplin berlalu lintas. Untuk itu, koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Negara Republik Indonesia perlu diperkuat.
Pramono menambahkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera kepada pelanggar.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban di jalan dengan mematuhi aturan lalu lintas.
Pemerintah DKI Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Pengendara Lawan Arah
Gubernur Pramono Anung menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pengendara yang melawan arus di jalanan Jakarta.
Ia meminta aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan penindakan tegas terhadap para pelanggar.
Menurutnya, pelanggaran tersebut sering kali memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan aturan diterapkan secara konsisten.
Pramono berharap penindakan tegas dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berkendara secara tertib dan bertanggung jawab.
















