1: Uskup Labuan Bajo Pimpin Jalan Salib di Tahanan, Hadirkan Harapan di Balik Jeruji
Inews Denpasar – Uskup Labuan Bajo Suasana haru menyelimuti ruang tahanan Polres Manggarai Barat ketika Maksimus Regus memimpin ibadah Jalan Salib bersama puluhan tahanan.
Dalam lorong sempit yang diapit sel-sel tahanan, para peserta mengikuti setiap perhentian Jalan Salib dengan penuh khidmat. Beberapa di antara mereka terlihat menitikkan air mata saat lagu-lagu rohani dinyanyikan.
Ibadah ini menjadi momen refleksi mendalam, terutama menjelang perayaan Paskah, di mana para tahanan diajak merenungkan penderitaan Yesus Kristus sekaligus menemukan harapan baru dalam hidup mereka.
2: Jalan Salib di Balik Jeruji, Sentuhan Kemanusiaan dari Uskup Labuan Bajo
Kegiatan ibadah Jalan Salib di rumah tahanan bukan sekadar ritual keagamaan. Bagi Maksimus Regus, ini adalah bentuk pelayanan kemanusiaan kepada mereka yang terpinggirkan.
Ia menegaskan bahwa Jalan Salib mengandung nilai kasih, pengorbanan, dan ketekunan yang dapat menjadi inspirasi bagi para tahanan untuk bangkit dan memperbaiki diri.
Kehadiran gereja di ruang tahanan ini juga menjadi simbol bahwa harapan dan kasih tidak mengenal batas, bahkan di tempat yang penuh keterbatasan sekalipun.
Baca Juga: Murka Erdogan ke Netanyahu Sebut Dunia Menanggung Akibat Perang
3: Tahanan Menangis, Ibadah Jalan Salib di Polres Manggarai Barat Penuh Haru
Puluhan tahanan di Polres Manggarai Barat mengikuti ibadah Jalan Salib dengan penuh penghayatan. Dalam suasana sunyi, beberapa di antara mereka terlihat tak kuasa menahan air mata.
Ibadah yang dipimpin Maksimus Regus ini berlangsung di lorong sempit sekitar 10 meter, menggambarkan keterbatasan ruang namun tidak mengurangi kekhidmatan ibadah.
Bagi para tahanan, kegiatan ini menjadi kesempatan langka untuk mendapatkan penguatan spiritual di tengah masa penahanan mereka.
4: Polisi dan Gereja Bersinergi, Jalan Salib Digelar di Tahanan
Kegiatan Jalan Salib di Polres Manggarai Barat juga menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian dan lembaga keagamaan.
Kapolres Manggarai Barat menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilakukan, dengan melibatkan tokoh lintas agama secara bergilir.
Kehadiran Uskup dalam momen menjelang Paskah memberi nuansa khusus, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pembinaan para tahanan.
5: Dari Duka Menuju Harapan, Makna Jalan Salib bagi Para Tahanan
Bagi para tahanan, ibadah Jalan Salib bukan hanya mengenang penderitaan Kristus, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri.
Maksimus Regus menyampaikan bahwa melalui Jalan Salib, setiap orang diajak untuk menemukan makna penderitaan dan harapan akan kebangkitan.
Pesan ini menjadi sangat relevan bagi mereka yang tengah menjalani proses hukum, sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
















